Cermin Integritas, Polresta Malang Kota Siapkan Prajurit AD Wilayah Korem 083/Bdj Disiplin Lalu Lintas

Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara yang jatuh pada tanggal 22 September 2026, Satlantas Polresta Malang Kota mengadakan kegiatan penting untuk membekali prajurit Denpom V/3 Malang dan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengenai disiplin berlalu lintas. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 16 September 2026, dan bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keselamatan berkendara sebagai cermin integritas di kalangan pengguna jalan.

Pendidikan Keselamatan Berkendara

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Iptu Juana Gita Medinna Janis, Kanit Kamsel Satlantas Polresta Malang Kota, menjadi pembicara utama. Ia memberikan materi tentang safety riding kepada prajurit dan ASN TNI AD yang berada di wilayah hukum Korem 083/Bdj. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Denpom V/3 Malang, dengan dukungan penuh dari Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Rio Angga Prasetyo.

Pentingnya Kesiapan Berkendara

Iptu Juana menekankan pentingnya keselamatan berkendara yang tidak hanya bergantung pada kepatuhan terhadap peraturan, tetapi juga pada kesiapan pengendara, kondisi kendaraan, serta kelengkapan administrasi. Menurutnya, pemahaman ini adalah bagian esensial dari cermin integritas yang harus dimiliki oleh setiap pengguna jalan.

Dalam penjelasannya, Iptu Juana memperkenalkan konsep “Siap Diri, Siap Kendaraan, dan Siap Administrasi” yang menjadi landasan penting dalam keselamatan berkendara. Ia menjelaskan bahwa:

Perilaku Berisiko di Jalan Raya

Dalam sesi sosialisasi, Iptu Juana juga mengingatkan tentang perilaku-perilaku berisiko yang dapat menimbulkan kecelakaan, seperti menerobos lampu merah, tidak menggunakan helm, serta mengemudikan kendaraan sambil menggunakan telepon seluler. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan agar keselamatan berlalu lintas dapat terjaga dengan baik.

Sebagai tambahan, materi yang disampaikan oleh Satlantas Polresta Malang Kota mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ini menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap undang-undang adalah pilar utama dalam menciptakan lingkungan berlalu lintas yang aman.

Data Kecelakaan Lalu Lintas

Pentingnya penekanan pada keselamatan berkendara semakin nyata dengan data kecelakaan lalu lintas yang disampaikan, yakni sebanyak 257 kasus terjadi antara Januari hingga Agustus 2026. Dari jumlah tersebut, 38 orang kehilangan nyawa dan 373 orang mengalami luka ringan. Data ini digunakan untuk memberikan gambaran konkret mengenai konsekuensi yang mungkin terjadi akibat pelanggaran di jalan raya.

Menjadi Teladan bagi Masyarakat

Iptu Juana berharap agar prajurit TNI AD dan ASN yang hadir pada kegiatan ini tidak hanya menjaga keselamatan diri mereka sendiri, tetapi juga mampu berperan sebagai contoh yang baik bagi pengguna jalan lainnya. Hal ini sejalan dengan tanggung jawab mereka sebagai prajurit yang mengemban tugas bela negara, di mana disiplin dalam berlalu lintas merupakan cerminan dari integritas yang harus dijunjung tinggi.

“Prajurit dan ASN TNI AD adalah bagian dari masyarakat pengguna jalan. Oleh karena itu, sikap disiplin dalam berlalu lintas perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari untuk menjadi teladan yang baik bagi masyarakat luas,” ungkapnya.

Materi Pendukung dalam Kegiatan

Selain materi tentang safety riding, kegiatan ini juga mencakup presentasi mengenai manajemen dan rekayasa lalu lintas yang disampaikan oleh Dinas Perhubungan Kota Malang. Selain itu, pelayanan dari PT Jasa Raharja dan pertolongan pertama pada kecelakaan (DR ABC) oleh Detasemen Kesehatan Wilayah 05.04.03 Kesdam V/Brawijaya turut memeriahkan acara ini.

MPM Honda Malang juga berkontribusi dengan materi tentang perlengkapan dan pemeriksaan kendaraan. Denpom V/3 Malang juga memberikan informasi mengenai safety riding dan kampanye berkendara yang aman, sehingga diharapkan seluruh peserta dapat memahami pentingnya keselamatan dalam berkendara.

Kesimpulan Kegiatan

Kegiatan yang dihadiri oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo PS, bersama Kompol Rio Angga Prasetyo dan sejumlah pemateri serta personel terkait, merupakan upaya nyata dalam menegakkan cermin integritas di kalangan prajurit dan ASN. Dengan membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan berlalu lintas yang baik, diharapkan dapat menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman dan tertib di Kota Malang.

Exit mobile version