Remaja Banda Aceh Ditemukan Meninggal di Pulau Rubiah Sabang, Kapolres Kunjungi TKP secara Langsung

Dalam sebuah insiden tragis yang terjadi di perairan Pulau Rubiah, Kota Sabang, masyarakat dikejutkan dengan berita meninggalnya seorang remaja asal Banda Aceh. Kejadian ini bukan hanya menyoroti pentingnya keselamatan saat beraktivitas di laut, tetapi juga mengingatkan kita akan risiko yang bisa terjadi di lingkungan yang seharusnya menyenangkan. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam mengenai insiden tersebut, langkah-langkah yang diambil oleh pihak berwenang, serta pentingnya keselamatan saat melakukan aktivitas snorkeling.

Detail Kejadian di Pulau Rubiah

Kapolres Sabang, AKBP Sukoco, didampingi oleh Kapolsek Sukakarya, Ipda Hairul Saleh Ritonga, melakukan kunjungan langsung ke lokasi kejadian di Pantai Pulau Rubiah. Insiden tersebut terjadi pada hari Ahad, 29 Maret 2026, ketika seorang remaja bernama M. Raisul Abrar yang berusia 18 tahun, asal Desa Lamteh, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, mengalami kecelakaan saat melakukan snorkeling.

Kronologi Kejadian

Kejadian bermula sekitar pukul 08.00 WIB, ketika M. Raisul bersama sembilan rekannya berangkat menuju perairan Pulau Rubiah menggunakan perahu sewaan milik warga setempat. Aktivitas snorkeling yang mereka lakukan dimaksudkan untuk menikmati keindahan bawah laut yang terkenal di kawasan tersebut.

Setelah tiba di lokasi, sekitar pukul 08.20 WIB, mereka mulai menggunakan perlengkapan snorkeling seperti kacamata selam, pelampung, dan sepatu bebek. Namun, beberapa saat kemudian, pada pukul 08.45 WIB, rekan-rekan korban menyadari bahwa M. Raisul tidak terlihat lagi di permukaan air, sehingga mereka segera melakukan pencarian.

Penemuan Korban

Korban ditemukan sekitar pukul 08.50 WIB, hanya satu meter dari bibir pantai dan dalam kondisi terlungkup, dengan kedalaman air sekitar 50 cm. M. Raisul masih mengenakan perlengkapan snorkeling saat ditemukan. Para saksi segera mengevakuasi korban ke tepi pantai. Saat ditemukan, M. Raisul dalam keadaan tidak sadarkan diri dan mengeluarkan busa dari mulutnya.

Seorang pemandu wisata, Jabar, langsung memberikan pertolongan pertama dengan melakukan CPR (Resusitasi Jantung Paru). Setelah beberapa saat, korban mulai mengeluarkan pasir bercampur air dari mulutnya, namun kondisinya tetap kritis.

Penyelamatan dan Penanganan Medis

Pada pukul 09.30 WIB, M. Raisul dievakuasi ke Puskesmas Iboih untuk mendapatkan perawatan medis. Sayangnya, setelah beberapa upaya penanganan, tim medis menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia. Hasil visum et repertum menunjukkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya, menandakan bahwa insiden ini lebih berkaitan dengan kondisi yang terjadi di dalam air.

Respon Keluarga dan Pihak Berwenang

Setelah kejadian, jenazah M. Raisul diberangkatkan menuju kampung halamannya di Kota Banda Aceh menggunakan KMC Express Bahari 2F pada pukul 12.28 WIB. Pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan tidak keberatan.

Kapolres Sabang, AKBP Sukoco, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Ia juga menekankan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas di laut, terutama snorkeling, yang merupakan kegiatan populer di kawasan wisata ini.

Pentingnya Keselamatan di Laut

Dalam pernyataannya, Kapolres Sukoco mengingatkan akan risiko yang dapat terjadi saat melakukan aktivitas di laut. Ia mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan untuk selalu mengutamakan keselamatan, antara lain dengan:

Koordinasi dengan Instansi Terkait

Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan di kawasan wisata bahari di Kota Sabang. Upaya ini bertujuan agar setiap pengunjung merasa aman dan nyaman saat menikmati keindahan laut.

Dengan demikian, insiden tragis ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih waspada dan memperhatikan keselamatan saat melakukan aktivitas di laut. Diharapkan, kejadian serupa tidak akan terulang di masa depan, dan setiap individu dapat menikmati pengalaman snorkeling dengan aman.

Exit mobile version