Rektor Unimed Tekankan Pentingnya Karakter dan Penguasaan Teknologi bagi Lulusan Era AI

Di tengah dinamika perubahan yang sangat cepat di dunia kerja, Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed), Baharuddin, menggarisbawahi pentingnya lulusan yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang kokoh. Dalam pidato yang disampaikannya pada Wisuda Periode Agustus 2026 di Gedung Auditorium Unimed, Baharuddin menyatakan bahwa kombinasi ini merupakan kunci untuk bersaing dalam era kecerdasan buatan (AI) yang semakin berkembang.
Pentingnya Karakter dalam Era Digital
Di era digital ini, kemampuan untuk beradaptasi dengan teknologi bukanlah satu-satunya syarat untuk sukses. Baharuddin menekankan bahwa lulusan harus memiliki karakter yang kuat, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan komunikasi dan kolaborasi. Semua elemen tersebut sangat penting untuk menghadapi tantangan di dunia kerja yang terus berubah.
Baharuddin menyampaikan pandangannya mengenai dampak AI yang sudah merambah ke berbagai aspek kehidupan, mulai dari pekerjaan hingga pengambilan keputusan. “AI bukan hanya teknologi masa depan, melainkan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita,” ujarnya. Hal ini menuntut lulusan Unimed untuk tidak hanya siap secara akademis, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan yang cepat.
Adaptasi dan Nilai Kemanusiaan
Pentingnya karakter di tengah kecanggihan teknologi tidak bisa diabaikan. Baharuddin menekankan bahwa teknologi tidak dapat menggantikan nilai-nilai kemanusiaan yang fundamental dalam bekerja sama, membangun kepercayaan, dan mengambil keputusan yang bertanggung jawab. Oleh karena itu, lulusan harus mampu menerapkan karakter baik dalam setiap interaksi dan kolaborasi di tempat kerja.
- Memiliki integritas tinggi
- Menjaga etika dalam berbisnis
- Mampu bekerja sama dalam tim
- Berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah
- Menunjukkan empati terhadap sesama
Persiapan Lulusan Menghadapi Tantangan
Sebanyak 2.133 lulusan Unimed dari berbagai program studi mengikuti wisuda yang berlangsung selama empat hari. Mereka berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari program doktor, magister, sarjana hingga diploma. Beragam fakultas turut berkontribusi, termasuk Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Bahasa dan Seni, dan Fakultas Teknik.
Dalam konteks ini, Rektor Baharuddin mengingatkan bahwa lulusan harus terus belajar dan beradaptasi. “Menjadi pribadi yang tangguh dan adaptif adalah kunci untuk bertahan dalam dunia profesional yang semakin kompetitif,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa lulusan harus menjaga nama baik almamater dan terus berkontribusi melalui berbagai masukan dan kritik konstruktif.
Keterampilan Digital dan Soft Skills
Dalam era AI, penguasaan teknologi digital sangat penting, namun Baharuddin menekankan bahwa kemampuan manusiawi seperti kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi juga tidak kalah penting. Kombinasi keterampilan ini akan memberi lulusan keunggulan dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompleks.
- Kemampuan berpikir kritis untuk memecahkan masalah
- Kreativitas dalam menciptakan solusi inovatif
- Keterampilan komunikasi untuk menjalin hubungan yang baik
- Kolaborasi efektif dalam tim
- Adaptasi terhadap perubahan teknologi
Menjaga Hubungan dengan Almamater
Dalam pesan penutupnya, Baharuddin mengajak para alumni untuk tetap menjalin komunikasi dengan Unimed. “Kami berharap para alumni tidak hanya meninggalkan kampus, tetapi juga terus memberikan kontribusi melalui ide-ide kreatif dan solusi yang inovatif,” ungkapnya. Hal ini penting agar hubungan antara alumni dan almamater tetap terjaga dan saling menguntungkan.
Dengan berbagai tantangan yang dihadapi di dunia kerja, lulusan Unimed diharapkan tidak hanya menjadi pekerja yang kompeten, tetapi juga sebagai individu yang berkarakter dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kombinasi antara penguasaan teknologi dan karakter yang kuat akan menjadi keunggulan tersendiri di era yang semakin dipengaruhi oleh AI.
Pentingnya Pembelajaran Seumur Hidup
Baharuddin juga menyoroti pentingnya pembelajaran seumur hidup sebagai bagian dari proses pengembangan diri. “Lulusan harus memiliki semangat untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di industri,” tambahnya. Dengan demikian, lulusan tidak hanya siap menghadapi tantangan saat ini, tetapi juga untuk masa depan yang penuh ketidakpastian.
Dalam konteks ini, Unimed berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan karakter dan keterampilan lulusan. Melalui program-program yang ada, mahasiswa diharapkan dapat mengasah kemampuan mereka dalam teknologi serta tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan yang esensial.
Kesempatan dan Tantangan di Era AI
Di era yang didominasi oleh teknologi AI, lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademis tetapi juga keterampilan interpersonal akan sangat dicari. Baharuddin percaya bahwa lulusan Unimed, dengan karakter dan penguasaan teknologi yang baik, akan mampu bersaing dan berkontribusi dalam berbagai bidang.
Dengan demikian, lulusan Unimed diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga pada nilai-nilai yang membangun masyarakat yang lebih baik. “Kami ingin lulusan kami bukan hanya menjadi pekerja, tetapi juga pemimpin yang mampu menginspirasi dan memimpin perubahan,” ucap Baharuddin.
Dengan banyaknya tantangan yang ada, lulusan diharapkan tidak hanya menjadi pengikut tren, tetapi juga pencipta tren. Karakter yang kuat dan penguasaan teknologi akan menjadi kombinasi yang sangat berharga dalam dunia kerja yang semakin kompetitif ini.
Untuk itu, penting bagi lulusan untuk terus mengembangkan diri melalui berbagai pelatihan dan pengalaman yang relevan. Unimed akan selalu siap mendukung para alumni dalam perjalanan mereka menuju kesuksesan.

