slot qris slot depo 10k

Pola modern pendekatan analisa terarah slot

Metode premium slot online untuk hasil stabil

Strategi terarah slot online untuk hasil optimal

Analisa kinerja pola modern slot online

Teknik unggulan analisa pola harian slot

Strategi rahasia slot online untuk performa optimal

Strategi maksimal analisa terkini slot online

Teknik unggulan slot online untuk kinerja

Agus SetiawanAnggota DPRD Medan dari Dapil 4Banjir Hingga BansosMEDAN KITAmedia terpercayaPosmetro MedanWarga Dapil IV Keluhkan Jalan

Warga Dapil IV Menghadapi Masalah Jalan, Banjir, dan Bantuan Sosial yang Terhambat

Warga di Daerah Pemilihan (Dapil) IV, yang mencakup Kecamatan Medan Amplas, Medan Area, Medan Denai, dan Medan Kota, saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan serius terkait infrastruktur dan kesejahteraan sosial. Permasalahan seperti kerusakan jalan, banjir yang rutin terjadi, serta kesulitan dalam mendapatkan bantuan sosial menjadi keluhan utama yang disampaikan kepada anggota DPRD Medan. Dalam Reses VI Masa Sidang III Tahun Sidang 2025-2026 yang baru-baru ini berlangsung, berbagai isu tersebut diangkat untuk mendapatkan perhatian dari pihak berwenang.

Keluhan Warga Mengenai Infrastruktur Jalan

Anggota DPRD Medan dari Dapil IV, Agus Setiawan, SE, mengungkapkan bahwa sejumlah masalah infrastruktur menjadi perhatian utama dalam laporan hasil Reses tersebut. Di antara keluhan yang disampaikan, warga meminta perbaikan aspal pada beberapa jalan yang kondisinya semakin memburuk. Salah satunya adalah Jalan Wahidin di Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area. Jalan ini mengalami kerusakan parah dengan banyak lubang, yang berpotensi membahayakan pengendara sepeda motor.

Permintaan serupa juga datang dari Jalan Paitan di kelurahan yang sama, di mana kerusakan jalan mengakibatkan banyak pengendara terjatuh. Agus menekankan bahwa perbaikan jalan menjadi prioritas agar keselamatan warga terjamin saat beraktivitas.

Permintaan Pengaspalan di Beberapa Lokasi

Selain itu, warga di Jalan Seksama, Komp. Pemda Blok D, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, juga mengajukan permohonan untuk pengaspalan. Jalan ini sudah lama tidak diperbaiki, sehingga ketika hujan, jalan menjadi becek dan sering banjir. Warga di Kelurahan Sei Rengas I, Kecamatan Medan Kota, pun menyampaikan keluhan serupa mengenai kondisi jalan yang membutuhkan perhatian segera.

Masalah Drainase dan Banjir

Salah satu masalah yang cukup mendesak adalah kondisi drainase. Warga Jalan Seksama, Komp. Pemda Blok E, Kelurahan Binjai, memperingatkan tentang parit sulang-saling yang dangkal dan tersumbat oleh sampah. Ketika hujan, parit tersebut sering meluap dan menyebabkan banjir di sekitar area tersebut. Selain itu, warga di Jalan Sampali, Kelurahan Pandau Hulu II, juga mengeluhkan gorong-gorong yang tersumbat oleh sampah, yang berpotensi menambah masalah banjir.

Di Jalan M. Nawi Harahap, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, warga meminta agar parit besar diperlebar dan dibersihkan agar kapasitas saluran air meningkat, sehingga banjir dapat diminimalisir. Sementara itu, di Jalan Perguruan Tinggi Swadaya, Kelurahan Binjai, juga diajukan permohonan untuk pembongkaran dan pembangunan kembali drainase yang mengalami penyumbatan.

Mengatasi Banjir yang Rutin Terjadi

Agus Setiawan mencatat bahwa warga di Jalan Garu II, Medan Amplas, telah mengalami banjir parah selama dua tahun terakhir, yang mengganggu aktivitas sehari-hari mereka. Mereka berharap adanya tindakan preventif untuk memastikan bahwa banjir tidak kembali terjadi di tahun ini. Hal ini menunjukkan perlunya perhatian lebih dari pemerintah daerah dalam menangani masalah banjir yang telah berlangsung lama.

Di lokasi lain, tepatnya di Jalan Jermal XI Gg. Saudara, akses menuju SD Negeri 78 juga menjadi perhatian. Warga melaporkan bahwa jalan tersebut masih dalam kondisi rusak dan becek ketika hujan, sehingga menyulitkan anak-anak untuk pergi ke sekolah. Permintaan perbaikan akses jalan ini sangat penting untuk mendukung pendidikan anak-anak di daerah tersebut.

Kebutuhan Penerangan Jalan dan Bansos

Masalah lain yang dihadapi warga adalah kurangnya penerangan jalan. Warga di Jalan Sampali, Kelurahan Pandau Hulu II, meminta agar lampu penerangan jalan umum (LPJU) dipasang di simpang Jalan Harimau. Selain itu, mereka juga meminta perbaikan LPJU di Jalan Wahidin, di mana kondisi jalan gelap gulita, yang menambah risiko kecelakaan dan tindak kriminal.

Selain isu infrastruktur, keluhan mengenai bantuan sosial juga mencuat. Warga Jalan Seksama Gg. Ikhlas, Kelurahan Binjai, meminta verifikasi dan pendataan ulang penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Banyak warga yang belum pernah menerima bantuan meskipun mereka tergolong kurang mampu secara ekonomi. Hal ini menunjukkan adanya ketidakadilan dalam distribusi bantuan yang perlu segera diperbaiki.

Penyaluran Bansos yang Adil dan Transparan

Warga Jalan M. Nawi Harahap, Kelurahan Binjai, juga menyuarakan harapan agar penyaluran bantuan sosial dilakukan dengan lebih adil dan transparan. Mereka menginginkan agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat merasakan manfaat dari program pemerintah. Hal ini penting untuk menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dalam hal bantuan sosial.

Isu Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

Di Jalan Garu I Gg. Kedondong, Medan Kota, warga meminta pemerintah untuk segera mengambil langkah efektif dalam menstabilkan harga sembako yang semakin memberatkan mereka. Meningkatnya biaya hidup menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat, dan intervensi dari pemerintah sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah ini.

Warga di Jalan Sisingamangaraja Km. 10 Komp. Oma Deli, Medan Amplas, juga menyoroti dampak pelaksanaan Program MBG. Mereka meminta agar pemerintah melakukan pengawasan agar tidak terjadi kenaikan harga atau berkurangnya ketersediaan bahan pangan di pasar. Ketersediaan bahan pangan yang terjangkau sangat penting bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Dukungan untuk UMKM

Warga Jalan Bromo, Lr. Sukri Medan Area, mengusulkan agar pemerintah memberikan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM. Bantuan ini diharapkan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan disertai dengan pendampingan usaha agar UMKM dapat berkembang dan berkontribusi pada perekonomian keluarga. Dukungan terhadap UMKM sangat penting, terutama di tengah tantangan ekonomi saat ini.

Permasalahan Penyediaan Air Bersih

Warga Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, juga mempertanyakan kelanjutan program pemasangan sambungan air bersih gratis dari PDAM Tirtanadi yang dijanjikan beberapa tahun lalu tetapi hingga kini belum direalisasikan. Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Keamanan dan Ketertiban Lingkungan

Terakhir, warga Jalan Jermal XI, Medan Denai, meminta pemerintah untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka. Kasus pencurian dan kriminalitas lainnya sudah cukup meresahkan masyarakat. Mereka mengusulkan agar pos keamanan lingkungan dan ronda malam diaktifkan kembali untuk menambah rasa aman di masyarakat.

Laporan hasil Reses ini diharapkan menjadi bahan masukan yang konstruktif bagi dewan untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah kota. Agus Setiawan menegaskan bahwa hasil forum ini akan dituangkan dalam pokok-pokok pikiran DPRD melalui Sistem Informasi Pembangunan Daerah, agar semua permasalahan yang dihadapi masyarakat dapat ditangani dengan serius.

Related Articles

Back to top button