Wabup Serang Najib Hamas Ajak Peserta Pelatihan Security Lakukan Push Up untuk Uji Kesiapan Fisik

Pendidikan dan pelatihan menjadi salah satu elemen penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompetitif di era modern ini. Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Serang mengambil langkah proaktif dengan menyelenggarakan pelatihan security yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pada 20 April 2026, Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, secara resmi membuka pelatihan ini di Aula Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait.
Pelatihan Security: Meningkatkan Kesiapan Fisik dan Mental
Pelatihan security yang digelar ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi merupakan sebuah komitmen dari Pemkab Serang untuk meningkatkan kesiapan fisik dan mental para peserta. Najib Hamas, bersama dengan Asisten Daerah II, Febriyanto, dan Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan, Adang Rahmat, melakukan tes fisik berupa push up bersama dengan sejumlah peserta pelatihan. Momen ini menunjukkan pentingnya kesehatan fisik dalam dunia keamanan, yang memerlukan stamina dan ketahanan yang baik.
Peserta Dan Target Pelatihan
Dalam pelatihan ini, terdapat sekitar 220 peserta untuk program security dan 160 peserta untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Najib menyatakan bahwa ini merupakan gelombang pertama dari rencana pelatihan yang lebih besar, dengan target hingga 2000 peserta. Pelatihan ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi bagian dari sebuah program berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tenaga kerja di bidang security.
Sinergi dan Kerjasama
Dalam sambutannya, Najib Hamas juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemkab Serang dan pihak-pihak terkait, terutama dalam pelaksanaan pelatihan ini. Ia mengapresiasi peran Kepala BBPVP Serang, Ady Nugroho, yang telah bekerja sama dalam memfasilitasi pelatihan tersebut. Kerjasama yang baik ini diharapkan dapat mendukung kesuksesan program pelatihan secara keseluruhan.
Tujuan Pelatihan Security yang Komprehensif
Najib menjelaskan bahwa pelatihan security ini sesuai dengan cita-cita Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan sumber daya manusia. Program ini dirancang untuk memastikan bahwa semua peserta yang akan mengisi formasi di lapangan telah terlatih dengan baik, sehingga dapat memenuhi harapan perusahaan dan masyarakat. Selain itu, pelatihan ini juga mencakup kesiapan fisik yang maksimal agar peserta siap untuk bertugas di berbagai sektor.
- Industri
- Perhotelan
- Pariwisata
- Sektor publik
- Keamanan masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Najib menyatakan bahwa kesiapan fisik adalah hal yang mutlak diperlukan, dan tes push up yang dilakukan menjadi simbol bahwa para peserta harus dalam kondisi yang prima. “Kita mulai dari yang sehat dan fit, kemudian siap untuk melayani masyarakat,” tegasnya.
Upaya Mengurangi Pengangguran Melalui Pelatihan
Pelatihan security ini merupakan salah satu langkah strategis dalam upaya Pemkab Serang untuk meningkatkan kualitas angkatan kerja dan mengurangi angka pengangguran. Najib mengungkapkan bahwa jika hanya dilakukan satu angkatan pelatihan, maka dampaknya terhadap pengurangan tingkat pengangguran terbuka (TPT) tidak akan signifikan. Oleh karena itu, diharapkan pelatihan ini dapat diikuti oleh 1000 hingga 2000 orang dalam jangka waktu yang ditentukan.
Pelatihan Berbasis Kebutuhan Sektor
Najib menekankan bahwa pelatihan tidak hanya terbatas pada bidang security dan KDMP. Ada berbagai jenis pelatihan lain yang juga akan disediakan, termasuk pelatihan untuk wartawan. Hal ini menunjukkan perhatian Pemkab Serang terhadap berbagai kebutuhan pelatihan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Peserta dari Kabupaten Serang
Seluruh peserta pelatihan diharuskan memiliki KTP Kabupaten Serang. Jika ada warga dari luar daerah yang ingin mengikuti, mereka diharapkan untuk melakukan mutasi terlebih dahulu. Ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan bahwa pelatihan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat lokal.
Kerjasama Dengan Berbagai Pihak
Pelatihan ini juga melibatkan kerjasama dengan berbagai industri dan sektor lainnya. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami, menjelaskan bahwa pelatihan security ini menggunakan anggaran dari APBD Kabupaten Serang, sedangkan KDMP didanai oleh Kementerian Ketenagakerjaan melalui BBPVP Serang.
Durasi dan Konten Pelatihan
Pelatihan ini berlangsung selama 140 jam pelajaran, dengan fokus pada kedisiplinan dan fisik. Diana juga menambahkan bahwa pelatihan ini tidak dipungut biaya alias gratis, sehingga akses untuk mengikuti pelatihan ini menjadi lebih mudah bagi masyarakat. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan sertifikasi yang diakui.
Penempatan Kerja Setelah Pelatihan
Lebih dari sekadar melatih, Pemkab Serang berkomitmen untuk membantu penempatan kerja bagi peserta. Kerjasama dengan industri akan menjadi kunci dalam memastikan bahwa peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga kesempatan untuk berkarir di sektor yang relevan.
Dengan adanya pelatihan security ini, diharapkan Kabupaten Serang dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja yang siap bersaing dan memenuhi kebutuhan industri. Para peserta diharapkan dapat membawa perubahan positif tidak hanya bagi diri mereka sendiri, tetapi juga bagi masyarakat di sekitarnya. Melalui pelatihan ini, Pemkab Serang menunjukkan komitmennya untuk menciptakan angkatan kerja yang terampil dan kompeten.
