Bupati Karo Resmi Menjadi Orang Tua Angkat Danyonif 125/SMB Sandang Merga Ginting

Pada tanggal 1 April 2026, sebuah momen bersejarah terjadi di Kabanjahe ketika Letkol (Inf) Hari Mughnii Nagara, SE, M.H.I, yang menjabat sebagai Danyonif 125/SMB, resmi ditabalkan menjadi bagian dari marga Ginting. Acara ini dihadiri oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, yang juga mengambil peran sebagai orang tua angkat dari Danyonif 125/SMB. Upacara tersebut berlangsung dengan meriah di Jambur Arupadatu Batalyon Infanteri 125 Simbisa, menandai sebuah ikatan baru yang menguatkan hubungan antara masyarakat dan militer di daerah tersebut.
Rangkaian Acara yang Meriah
Acara dimulai dengan tradisi pengalo-ngalo yang dilakukan oleh Anak Beru Ginting dan Anak Beru Tarigan. Mereka memberikan penghormatan kepada keluarga besar Ginting Mergana dan Tarigan Mergana. Kehadiran Mayjend TNI (Purn) Ruchjan, SH, M.M, M.Sc, yang merupakan ayah kandung Danyonif 125/SMB, menambah suasana ceremonial ini. Ibu Patris R.A. Rumbayan, istri dari Kolonel (Purn) Giyono, Danyonif 125/SMB yang menjabat pada periode 1994-1995, serta Ibunda dari Sekretaris Kabinet, Letkol (Inf) Teddy Indra Wijaya, S.I.P, M.A, juga turut hadir, memberikan dukungan moral.
Setelah pengantar tersebut, acara berlanjut dengan ngampeken Bulang-Bulang kepada Danyonif 125/SMB oleh Merga Bukit, yang berperan sebagai Kalimbubu dari Ginting Mergana. Sementara itu, Tudung disampaikan kepada Ketua Persit KCK Ranting IV 125/SMB oleh Merga Sinuhaji, mewakili Kalimbubu Tarigan Mergana. Dengan serangkaian prosesi ini, Danyonif 125/SMB secara resmi diakui sebagai Merga Ginting Bebere Bukit Kempu Milala, dan Ny. Elma Hari Mughnii Nagara menjadi Beru Tarigan Bebere Sinuhaji Kempu Ginting.
Pesan Bupati Karo
Dalam kesempatan yang berharga ini, Bupati Karo memberikan pesan penting kepada Danyonif 125/SMB. Ia mengingatkan agar Danyon selalu menjaga nama baik Ginting Mergana dan Tarigan Mergana, tidak hanya di Kabupaten Karo tetapi di mana pun ia bertugas. “Hari Mughnii kini sah menjadi Merga Ginting Bebere Bukit Kempu Milala. Pastikan untuk selalu membawa nama baik Ginting Mergana, dan semoga suatu saat bisa menjadi Jenderal yang membanggakan masyarakat Karo, terutama Merga Ginting,” ujarnya. Hal ini dikuatkan oleh pernyataan Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, SP yang juga menyampaikan harapan serupa kepada Ny. Elma Hari Mughnii Nagara.
Apresiasi dari Danyonif 125/SMB
Letkol Hari Mughnii Nagara tidak ketinggalan untuk menyampaikan rasa terima kasihnya kepada keluarga besar Ginting Mergana dan Tarigan Mergana. Dalam pidatonya, ia mengungkapkan, “Saya sangat berterima kasih kepada semua anggota keluarga besar Ginting dan Tarigan Mergana yang telah menerima saya dan Ketua Persit KCK Ranting IV 125/SMB ke dalam keluarga ini. Merupakan suatu kebanggaan bagi saya untuk menjadi bagian dari Merga Ginting. Banyak tokoh Karo dari Merga Ginting yang saya kagumi, salah satunya adalah Letjend (Purn) Djamin Ginting, yang mengusung semboyan ‘Patah Tumbuh Hilang Berganti’, yang menjadi motto resmi Batalyon Infanteri 125/Simbisa. Di mana pun saya ditugaskan, saya berkomitmen untuk menjaga nama baik Ginting dan Kabupaten Karo tercinta ini.”
Tradisi dan Nilai Budaya
Acara tersebut tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menegaskan pentingnya nilai-nilai budaya dan tradisi Karo. Dalam adat istiadat suku Karo, momen seperti ini sangat dihargai dan dianggap sebagai simbol persatuan. Para peserta, termasuk Senina, Kalimbubu, Anak Beru Ginting, dan Tarigan Mergana, memberikan sambutan hangat yang menunjukkan betapa mendalamnya hubungan antar keluarga dalam komunitas ini.
- Pengalo-ngalo sebagai simbol penghormatan.
- Peran Danyonif 125/SMB dalam menjaga tradisi.
- Pentingnya komunikasi antar keluarga besar.
- Harapan untuk masa depan yang lebih baik.
- Keberlanjutan nilai-nilai budaya Karo.
Acara ini juga menjadi bukti nyata bahwa hubungan antara militer dan masyarakat sipil dapat terjalin harmonis, saling mendukung dalam membangun daerah. Bupati Karo, dalam perannya, menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosial yang tinggi, yang diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Dengan adanya acara ini, diharapkan tidak hanya memperkuat ikatan keluarga di antara mereka, tetapi juga memberikan semangat bagi semua pihak untuk terus menjaga keharmonisan dalam masyarakat. Danyonif 125/SMB dan keluarganya kini memiliki tanggung jawab sosial yang lebih besar, tidak hanya sebagai pribadi, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang lebih luas.



